INILAHCOM, Jakarta - Kasubdit Jatanras Ditreskrimum Polda Metro Jaya, AKBP Hendy F Kurniawan mengatakan, salah satu hal yang membuat perampok Pondok Indah mengurungkan niatnya adalah kerumunan warga saat mendengar teriakan korban.
"Sekitar pukul 06.00 WIB massa sudah berkerumunan dan itu menekan psikologis pelaku. Pak Asep (korban) juga bisa menguasai situasi, berdialog dan mengajak shalat pelaku sembari menunggu kehadiran polisi," katanya di Mapolda Metro Jaya, Kamis (8/9/2016).
Meski demikian ia menjelaskan, fakta penyidikan yang disimpulkan kasus ini adalah perampokan murni. Pihaknya tidak bisa menyimpulkan secara opini.
Menurutnya yang terjadi justru bertolak belakang saat komplotan ini merencanakan aksinya. AJS sang pelaku utama, sudah memetakan rumah korban sejak dua hari sebelum aksinya.
"Pelaku sudah lakukan pemetaan. Kemudian, AJS merekrut empat pelaku lainnya dan membagi tugas di sebuah hotel di Jakarta Selatan sehari sebelum beraksi," jelasnya.
Dari segi peralatan, kelimanya juga sudah sangat matang merencanakan aksinya. Hal itu terlihat dari barang bukti yang diamankan pihak kepolisian seperti, baju, penutup muka, pistol lengkap dengan amunisi, lakban, sebilah belati besar, alat panjat berupa tali yang dilengkapi besi pengait, mobil mewah merek Toyota Fortuner dan jimat-jimat.
"Sebagian barang bukti baru disiapkan. Mobil fortuner punya tersangka AJS. Ada juga ditemukan lencana polisi yang ditemukan di tas di TKP rumah korban di Pondok Indah," ungkap Hendy.
Sebelumnya diberitakan, perampokan dan penyekapan terjadi di Jalan Bukit Hijau 9, Pondok Indah, Jakarta Selatan, Sabtu (3/9/2016) lalu. Pelaku berinisial AJS dan S masuk ke rumah Asep Sulaiman sekitar pukul 05.30 WIB.
Dari penangkapan tersebut, polisi melakukan penyelidikan dan menangkap RH dan SAS yang terlibat dalam perampokan dan penyekapan tersebut.
Polisi juga berhasil menangkap tiga orang yang diduga membantu aksi perampokan di Pondok Indah. Ketiga terduga pelaku tersebut yakni RHN, HS dan SAS. Ketiganya ditangkap di wilayah Cilegon dan Tangerang, pada Rabu malam kemarin. [ton]
Kerumunan Warga Tekan Psikologi Perampok di PI
Read More