INILAHCOM, Jakarta - Sikap Gubernur DKI Jakarta Basuki Tjahaja Purnama (Ahok) terkait normalisasi Kali Krukut dipertanyakan. Ahok dianggap tegas ke ke rakyat kecil tapi tak mampu menghadapi warga yang tinggal di kawasan elit Jakarta Selatan.
"Kalau memang untuk menegakkan aturan harusnya Ahok berani, dan tidak cuma gusur rakyat kecil saja dia berani," ujar Anggota Komisi D DPRD DKI Jakarta, Prabowo Soenirman saat dihubungi, Jumat (9/9/2016).
Politikus Partai Gerindra itu pun menyebutkan, bahwa sesuai dengan rencana tata ruang wilayah (RTRW) yang dikeluarkan pemerintah sejak tahun 1965 Jakarta Selatan merupakan kawasan resapan air dan bukan merupakan area untuk membangun secara serampangan.
Aturan, kata Prabowo, harus tetap ditegakkan walaupun kenyataannya para pemilik bangunan dan warga memiliki sertifikat hak milik.
"Walaupun bersertifikat harusnya juga tertib dan tidak boleh menabrak garis sepadan kali. Untuk Ahok, harus mengambil sikap untuk membeli sekaligus penertiban," tegasnya.
Prabowo menilai, Jakarta Selatan sudah kian memprihatinkan mengingat berdasarkan ketentuan wilayah tersebut merupakan daerah resapan air. "Paling tidak cuma mendapat porsi 30 persen dari tiap luas tanah yang ada," tandasnya. [ton]
Ketegasan Ahok Soal Kali Krukut Dipertanyakan
Read More