INILAHCOM, Jakarta - Direktur Reskrimsus Polda Metro Jaya Kombes Fadil Imran mengatakan pihaknya telah menetapkan HK pemilik Toko Obat Aros di Pasar Pramuka sebagai tersangka.
"Satu orang jadi tersangka. Pemilik toko bernama HK dengan nama toko Aros Farma," katanya di Jakarta, Jumat (9/9/2016).
Ia menjelaskan, HK ditetapkan sebagai tersangka lantaran terbukti menjual obat namun tidak memiliki ijin sebagai apotek rakyat sehingga dianggap tidak memili keahlian dalam mengedarkan sediaan farmasi.
"Dia tidak miliki izin apotek rakyat," jelasnya.
Atas perbuatannya, HK terancam dijerat pasal 198 UU RI no 36 tahun 2009 tentang kesehatan dengan ancaman pidana denda Rp100 juta.
Sementara itu, dua toko yaitu Apotek Jojon Banten dan Apotek Sinar Harapan perkaranya akan dilimpahkan ke Balai Besar POM dan diberikan sanksi administrasi.
"Kedua toko ini meskipun dapat menunjukan perijinan apotek rakyat namun dalam penyimpanan obat tak sesuai sehingga melanggar Pasal 98 UU RI No 36 tahun 2009 tentang kesehatan dan Permenkes 35 tahun 2014 tentang standar pelayanan kefarmasian dengan sanksi administratif," katanya.
Untuk dua toko lainnya, yakni Apotek Cahaya Medika di Pasar Kramat Jati dan Apotek Fauzi Farma di Pasar Pramuka masih dalam pendalaman terhadap jenis obat yang diduga tanpa ijin edar.
"Status pemilik masih sebagai saksi," katanya.
Diberitakan sebelumnya, Polda Metro Jaya dan BPOM melakukan razia obat kedaluwarsa di Pasar Pramuka dan Kramat Jati, Jakarta Timur, Rabu (7/9/2016).
Dari hasil razia tersebut, polisi menemukan lima toko yang diduga menjual obat kedaluwarsa. Empat toko di Pasar Pramuka Toko Aros, Fauzi, Sinar Harapan dan Jojon dan satu toko di Kramat Jati Apotek Cahya Medika.
Razia gabungan antara Polda Metro Jaya dan BPOM ini dilakukan sebagai tindak lanjut dari pengungkapan peredaran obat kedaluwarsa beberapa hari lalu.
Dari pengungkapan tersebut, polisi sudah menetapkan pemilik toko berinisial M sebagai tersangka. Dalam modusnya, pelaku mengganti satu angka di tahun kedaluwarsa dan menjualnya kembali. [rok]
Polda Tetapkan Pemilik Toko Aros Sebagai Tersangka
Read More