INILAHCOM, Jakarta - Kabid Humas Polda Metro Jaya, Kombes Awi Setiyono mengatakan, keempat tersangka perampok di Pondok Indah yang sudah diamankan, memiliki perannya masing-masing.
"AJS otaknya dan merencanakan semuanya, makanya dia banyak tutup mulut dan banyak tidak diakui," kata Awi di Mapolda Metro Jaya, Kamis (8/9/2016).
Dari penelusuran diketahui AJS merekrut empat orang tersangka lainnya termasuk satu orang residivis dan membagikan tugas kepada mereka.
"AJS merekrut tersangka lain dan salah satu tersangka bernama RH merupakan residivis kasus penggelapan di Karawaci," katanya.
Selain itu, AJS juga adalah pemilik mobil Fortuner yang saat ini sudah diamankan polisi. Mobil tersebut diduga digunakan sebagai kendaraan yang mengantar AJS dan S masuk ke dalam rumah korban.
"Tersangka S ditugaskan mendampingi AJS untuk masuk ke dalam rumah korban Asep Sulaiman," bebernya.
Selain itu, tersangka RH berperan sebagai sopir dan menunggu di mobil saat AJS dan S usai merampok.
"RH dijanjikan akan diberikan uang oleh AJs tapi tak diberi tahu nominalnya," katanya.
Kemudian untuk tersangka SAS, ia memiliki peran menunggu bersama RH dan mengawasi keadaan sekitar lingkungan.
"Apabila ada yang mencurigakan, maka ia bertugas menghubungi AJS," ucapnya.
Untuk satu pelaku lainnya yakni C yang masih dalam pengejaran, polisi menduga pelaku mempunyai peran menemani RH menunggu AJS dan S selesai merampok.
Diberitakan sebelumnya, Subdit Jatanras Ditreskrimum Polda Metro Jaya menangkap empat pelaku perampokan dan penyekapan rumah mewah, di Pondok Indah, Jakarta Selatan, Sabtu (3/9/2016).
Dua pelaku yakni, AJS (38) dan S (32) ditangkap di lokasi perampokan. Dua pelaku lainnya yakni RH (36) dan SAS (52) ditangkap di Cilegon dan Tangerang, Rabu (7/9/2016). [fad]
Polda Ungkap Peran Masing-Masing Perampok di PI
Read More