INILAHCOM, Tuban - Truk tronton dengan nomor polisi (Nopol) L 9810 UH yang dikemudikan Wardi (39), warga jalan Patimura, Kota Tuban mengalami lepas kendali dan mengakibatkan kecelakaan beruntun di jalan Tuban-Surabaya, tepatnya Desa Compreng, Kecamatan Widang, Jumat (21/10/2016).
Kecelakaan yang melibatkan tiga kendaraan truk besar itu mengakibatkan seorang mekanik truk tewas di lokasi kejadian. Pasalnya korban terseret di bawah truk tronton lalu terlindas. Korban tewas adalah Gatot Indarto (42), warga Desa Gumuk, Kecamatan Licin, Kabupaten Banyuwangi. Saat itu korban hendak memperbaiki truk ayahnya sendiri yang mengalami kerusakan.
Awalnya, sebuah truk tronton nopol L 9810 UH berjalan dari arah Surabaya menuju Tuban. Ketika sampai di jalan Tuban-Surabaya KM 23 itu, truk mengalami rem blong dan berjalan tidak terkendali.
"Truk yang tidak terkendali kemudian menabrak korban yang akan memperbaiki kendaraan. Korban langsung terjatuh dan terseret di bawah kendaraan tersebut," terang Kanitlaka Satlantas Polres Tuban, Iptu Nungki Sambodo.
Saat itu korban sedang berdiri di belakang kendaraannya sendiri yakni truk dengan nopol P 8410 UX yang sedang diparkir. Setelah menabrak korban, tronton L 9810 UH itu menabrak truk nopol DK 9314 GV yang akan diperbaiki korban.
Sementara itu, petugas kepolisian dari Unit Laka Sat Lantas Polres Tuban telah mengamankan truk tronton yang mengalami rem blong beserta pengemudinya. Petugas masih melakukan penyelidikan untuk memastikan penyebab pasti dari kecelakaan beruntun itu. [beritajatim]
Kecelakaan Beruntun, Mekanik Truk Terlindas
Read More