INILAHCOM, Jakarta - Wakil Gubernur DKI Djarot Saiful Hidayat berteriak ditengah-tengah mendengarkan penjabaran dari pihak kontraktor yang menjelaskan detail renovasi Stadion Gelora Bung Karno (GBK).
"Kursinya mana kursinya," kata Djarot berteriak diantara kerumunan wartawan, pengelola GBK, dan kontraktor di dalam Stadion, Selasa (18/10/2016).
Kursi yang dimaksud Djarot, adalah kursi tribun penonton yang melingkari seluruh kawasan stadion GBK. Sebelum direnov, deretan kursi kayu jati menghiasi stadion. Djarot punya perhatian khusus pada kursi yang sejak dibangun belum pernah diganti itu.
"Bekas kayu kursi dimana yak. Ini kepapar panas, hujan 60 tahun lo masih bagus kayak gini," kata Djarot melihat tumpukan kayu bekas tribun penonton.
Djarot mengecek sendiri kondisi kayu bekas tribun yang nantinya akan diganti dengan kursi lipat standar internasional. Djarot meminta agar kursi bekas tribun itu bisa dimanfaatkan dan tidak asal dibuang.
"Itu dilelang lo yak. Kita mau beli lo. Tapi hati hati banyak tikusnya lo," ungkap Djarot mewanti-wanti pihak kontraktor.
PT. Adhi Karya selaku pemegang kontraktor renovasi GBK meyakinkan Djarot bahwa kayu bekas tribun tersebut tidak akan dimakan tikus. Sebab kualitasnya tinggi.
"Tikus yang lain lo, ati-ati," saut Djarot disambut tawa para hadirin. Djarot mewanti-wanti pihak-pihak yang ingin memanfaatkan kursi penuh nilai sejarah itu untuk mencari keuntungan.[jat]
Pantau GBK, Djarot: Kursinya Mana Kursinya
Read More