INILAHCOM, Jakarta - Juru parkir liar di kasawan Tanah Abang mulai marak kembali dengan memasang tarif yang sangat mahal kepada pengendara mobil.
Bahkan tarif yang dipatok oleh para juru parkir liar mencapai Rp20.000 meski pengendara hanya parkir sebentar.
Pengalaman ini dialami oleh Tjiptadinata Effendi, yang dituangkan dalam tulisannya di Kompasiana. Dia mengaku memarkirkan kendaraannya di depan salah satu toko di kawasan tersebut. Dia tidak parkir di basemen gedung karena antrean panjang.
Setelah berbelanja selama kurang dari 30 menit, dia kembali ke mobil yang diparkir di depan toko-toko yang menjajakan parfum dan pedagang buah kaki lima.
"Kami tidak lama berbelanja, mungkin sekitar dua puluh menit dan kembali ke mobil yang sedang diparkir. Petugas yang mengenakan pakaian Juru Parkir memberikan secarik kertas. Ada tulisan Parkir Mobil : Rp.20.000.—(duapuluh ribu rupiah)."
Dalam karcis tersebut tidak ada stempel atau yang menandakan pungutan resmi dari Pemda. Tak mau ambil pusing, dia pun membayarnya.
Namun, pengendara mobil lainnya yang mengalami hal yang sama, melawan. Dia menolak membayar tarif yang diminta juru parkir liar tersebut. Tetapi, istrinya menyarankan dia untuk membayar karena khawatir terjadi hal yang tidak diinginkan.
"Mungkin karena merasa sama sama senasib, karena sama sama dipalak si tukang parkir dan tidak bisa berbuat apa apa,maka si Pengemudi yang berbadan tegap,menoleh kearah saya : Gara gara Ahok cuti saja,sudah begini ya pak. Apalagi kalau Ahok cutinya lama. Tanah Abang ini ,akan kembali menjadi Tanah Preman seperti dulu” Suaranya melembut, ketika berbicara dengan saya,tapi wajahnya masih merah padam menahan amarah".[jat]
Parkir Liar di Tanah Abang Kembali Marak
Read More