INILAHCOM, Jakarta - Setelah dilakukan olah Tempat Kejadian Perkara (TKP) perampokan di Pulomas, Jakarta Timur polisi mengungkapkan empat kamera CCTV yang terpasang di rumah korban hilang.
Meski begitu, polisi masih melakukan penyelidikan dari hasil rekaman CCTV yang tersisa satu dan sudah diamankan penyidik. "Kita telusuri ada motif apa. Kita dalami dulu. Yang hilang nanti kita telusuri," ujar Kapolda Metro Jaya, Irjen Pol M. Iriawan, Selasa (27/12/2016).
Selain melakukan olah TKP, polisi juga mengerahkan anjing pelacak guna menelusuri jejak pelaku.
Sebelumnya 11 orang disekap orang tidak dikenal dalam kamar mandi ukuran 1,5 m x 1,5 m dengan posisi terkunci dari luar milik sebuah rumah mewah di kawasan Pulomas Residence, Jakarta Timur. Atas kejadian tersebut enam orang dinyatakan tewas, yakni Dodi Triono, Diona Arika, Dianita Gemma, Amel, Yanto dan Tasrok.
Sementara itu, lima orang lainnya masih hidup namun harus mendapat perawatan medis. Yakni, Zanette Kalila, Santi, Fitriani, dan Windy. [ton]
4 CCTV di Rumah Korban Perampokan Pulomas Hilang
Read More