INILAHCOM, Jakarta - Warga Jl Lodan Dalam II, Ancol, Pademangan, Jakarta Utara, mengeluhkan maraknya sengketa lahan di wilayahnya. Hal ini terungkap ketika calon Gubernur DKI, Anies Rasyid Baswedan, menyambangi wilayah tersebut untuk menyosialisasikan visi misi dan berdialog dengan warga, Senin (23/1/2017).
Awalnya, Andi, tokoh masyarakat setempat, menceritakan perjuangan warga selama empat tahun untuk mendapatkan bukti kepemilikan tanah. “Kami sudah menang di pengadilan, PTUN (Pengadilan Tata Usaha Negara), bahkan sampai tingkat MA (Mahkamah Agung). Sekarang kasasi dan kami merasa digantung. Beberapa kali bertemu DPRD dan dijanjikan akan mendapatkan sertifikasi tanah," ungkapnya dan diamini warga.
Anies menjawab, jika konsep penataan dan peremajaan kota yang dibawanya bersifat partisipatoris. Berbanding terbalik dengan model penggusuran yang merugikan masyarakat.
"Kami berkomitmen akan membela rakyat yang kurang memiliki kekuatan dan akses ekonomi, politik, maupun hukum. Pemerintah harus fasilitasi dan membela warga yang lemah,” tegasnya.
Warga sempat menyerahkan dokumen terkait sertifikasi tanah di wilayah mereka. Mantan menteri Pendidikan dan Kebudayaan ini berjanji, berikhtiar mempelajarinya dan memperjuangkannya saat terpilih nanti. [*]
Anies Komitmen Sertifikasi Tanah Warga Pademangan
Read More