INILAHCOM, Jakarta - Dua perwakilan mahasiswa yang tergabung dalam Badan Eksekutif Mahasiswa se- Jabodetabek masuk dalam Istana Negara untuk bertemu dengan Presiden Joko Widodo (Jokowi).
Namun, niat bertemu orang nomor satu di Indonesia tersebut tidak terpenuhi.
"Kita hanya ditemui oleh pihak sekretariat negara," kata salah seorang orator dari atas mobil komando, Kamis (12/1/2016).
Kendati demikian, hingga saat ini dua perwakilan tersebut masih berada dalam Gedung Istana Negara untuk menyampaikan langsung tuntutan mereka kepada Jokowi.
Dalam aksi ini, ada beberapa tuntutan yang bakal disampaikan,
1.Menolak dengan tegas PP No.60 Tahun 2016 dan menuntut Presiden Joko Widodo (Jokowi)-Jusuf Kalla (JK) untuk mencabut PP tersebut.
2.Menuntut Presiden Jokowi-JK untuk membuat kebijakan yang pro terhadap rakyat.
3.Mengecam keras pemerintah dan jajarannya yang saling cuci tangan dengan kebijakan yang dibuatnya.
4.Menuntut pemerintah untuk transparansi dan sosialisasi dalam setiap menentukan suatu kebijakan.
5.Menolak kenaikan tarif listrik golongan 900 VA dan mendesak dikembalikannya subsidi untuk tarif listrik golongan 900 VA. [ton]
Ini Tuntutan Mahasiswa di Depan Istana Negara
Read More