INILAHCOM, Jakarta - Penampilan Cagub Cawagub DKI Jakarta, Anies Baswedan dan Sandiaga Uno, pada debat Pilgub I terbilang memukau. Hal itu dibuktikan keduanya mampu menyedot perhatian netizen dan pakar yang menilai paslon nomor urut 3 itu lebih unggul.
Reaksi netizen contohnya, dari beberapa polling yang diadakan oleh akun-akun media sosial twitter, Anies Sandi selalu unggul dari dua pasang cagub cawagub lainnya. Bahkan koran Tempo memberikan persentase paling tinggi atas penyampaian visi misi Anies-Sandi mengenai Kesejahteraan Sosial.
Meskipun unggul dalam beberapa poling, Anies enggan jemawa. Dia memilih tetap membumi, dengan menyerahkan hasil akhir pada rakyat 15 Februari nanti.
"Kami menyerahkan hasil akhirnya tetap 15 Februari nanti," ucap Anies. Namun dengan hasil poling itu Anies beranggapan bahwa gaya komunikasi dan caranya menyampaikan visi misi dapat diterima sebagian besar warga Jakarta.
Jelas penerimaan masyarakat itu bertolak belakang dengan apa yang dituduhkan cagub petahana. Yang menganggapnya terlalu beretorika saja dalam debat putaran pertama.
Untuk strategi debat kedua, Anies juga tidak akan berhenti belajar dan menyiapkan data-data yang valid. "Kami tetap belajar dan memperdalam data untuk debat selanjutnya," ujar dia. [*]
Meski Diunggulkan, Anies Tak Mau Jemawa
Read More