INILAHCOM, Jakarta - Sri Handayani (25) mengaku didesak oleh keluarganya mencabut laporan kehilangan putranya Dean Anugrah Ramadhan (2) yang sudah dilayangkan di Polres Metro Jakarta Pusat.
"Kemaren suaminya Bude Endang (wanita yang pertama kali dititipkan Dean oleh Sri) minta disuruh cabut laporan tapi saya enggak mau," kata Sri, Jumat (6/1/2016).
Di samping itu, Sri juga mensinyalir putranya Dean yang saat ini sedang diasuh oleh Susanti secara diam-diam sudah tidak mengenal anggota keluarganya. Mengingat Dean tak ingin digendong neneknya Tri Ludiarsani (50) beberapa waktu lalu.
"Soalnya pas Bulan November 2016, keluarga Ibu Santi datang sama Dean, nenenya coba gendong, tapi Deannya enggak mau," tuturnya.
Sebelumnya, Sri mengaku dimintai uang Rp40 juta oleh Susanti agar putranya Dean dapat kembali ke pangkuannya.
Kejadian ini berawal dari Alfaro (1) putra kedua Sri mengidap penyakit kebocoran jantung dan harus bolak-balik ke rumah sakit.
Lantaran tidak ada yang menjaga, wanita berstatus janda ini menitipkkan Dean ke saudaranya Endang Sudaryati. Kemudian Endang menitipkan ke sepupunya Wiwit Supriyanto dan Dean kembali dititipkan ke Susanti yang diketahui sebagi bos Wiwit. Namun Wiwit tidak memberitahukan keberadaan Susanti bersama Dean ke Sri.
Berselang tujuh bulan, Sri mendapat informasi tentang keberadaan Dean. Sri langsung mendatangi kediaman Susanti dan meminta Dean dikembalikan ke pangkuannya. Namun Susanti meminta uang senilai Rp40 juta lantaran sudah empat bulan diasuh olehnya.[jat]
Sri Didesak Keluarga Cabut Laporan Anak Hilang
Read More