INILAHCOM, Jakarta - Wilayah Pisangan Baru, Matraman, Jakarta Timur, bukan lokasi pertama menyebaran brosur kampanye hitam yang dilakukan empat pemuda ini.
Berdasarkan pengakuan para pelaku, kata Ketua Panwascam Matraman, Gustaaf AP Thei, mereka sudah beraksi di Gandaria, Jakarta Selatan, sehari sebelumnya (Selasa, 7/2/2017).
"Jakarta Selatan hari lain. Jadi, mereka terima order hari kedua (sebar brosur di Matraman)," ujarnya di Kantor Panwascam Matraman, Jl Balai Rakyat, Pisangan Baru, Matraman, Jakarta Timur, Rabu (8/2/2017).
Meski demikian, Panwascam Matraman takkan berkoodinasi dengan Panwascam Gandaria. Sebab, sudah berbeda wilayah kerja. "Kita cukup (koordinasi) tingkat kota dan provinsi. Nanti biar provinsi yang berkoordinasi dengan mereka (Panwascam Gandaria)," jelas Gustaaf.
Keempat pelaku yang berdomisili di Duri Kepa, Kebon Jeruk, Jakarta Barat, kini masih diamankan di Kantor Panwascam Matraman dan dimintai keterangan oleh Gustaaf serta disaksikan Camat Matraman, Achmad Salahuddin.
Adapun identitas keempat pelaku adalah AH, SI (22), MN (19), FZ (19). Hamid tercatat sebagai mahasiswa semester V di UIN Syarif Hidayatullah dan tiga lainnya adalah karyawan swasta.
Sedangkan barang bukti sementara yang diamankan adalah KTP, SIM, brosur, handphone, dan sepeda motor yang digunakan pelaku untuk menyebarkan materi kampanye hitam. [*]
Pelaku Juga Sebar Kampanye Hitam di Gandaria
Read More