INILAHCOM, Jakarta - Direktur Tahanan dan Penitipan Barang Bukti (Tahti) Polda Metro Jaya AKBP Barnabas mengatakan 36 tahanan akan ikut memberikan suaranya di Pilkada DKI 2017.
Namun nama tersangka dugaan makar Sri Bintang Pamungkas belum dipastikan ikut pencoblosan.
"Ngga deh. Saya belum satu-satu baru cek global. Kaya nggak deh," katanya di Jakarta, Selasa (14/2/2017).
Ia menjelaskan meski bilik suara akan dibuka di Rutan Narkoba, tahanan yang akan ikut memberikan hak suaranya berasal dari kasus yang berbeda.
"Macem-macem mas, campur. Narkoba, Krimum, Krimsus. Kebanyakan Narkoba. Makanya tahanan krimum kita bawa ke Narkoba," katanya di Jakarta, Selasa (14/2/2017).
Ia menjelaskan pihaknya sudah berkoordinasi dengan pihak TPS dan disepakati bilik suara di Rutan Narkoba Polda Metro Jaya akan dibuka sejak pukul 10:00 WIB.
"Tadi pagi koordinasi dengan KPPS Kebayoran Baru, itu jam 10 pagi. Gak lama, paling sejam," bebernya.
Diberitakan sebelumnya, Direktur Tahanan dan Penitipan Barang Bukti (Tahti) Polda Metro Jaya AKBP Barnabas mengatakan ada puluhan tahanan Polda yang akan ikut memberikan hak suaranya pada Pilkada DKI Rabu (15/2/2017) besok.
"Ada. Sekitar 36, data terakhir. Itu yang masih di kita (Polda). Besok bisa milih itu," katanya.[jat]
Sri Bintang Tak Nyoblos di Pilkada DKI?
Read More