INILAHCOM, Jakarta - Gara-gara mabuk bersama dua temanya, Iwan (43) warga Kalianyar harus dirawat di Rumah Sakit (RS) Tarakan lantaran dikeroyok oleh tiga orang di Jalan Kalianyar, Tambora, Jakarta Barat, Senin (13/3/2017).
Kanit Reskrim Polsek Tambora AKP Antonius menuturkan, pada saat itu sekira pukul 22.00 WIB, korban telah selesai minum vodka bersama teman-temannya bernama Kabor (45) dan Gleng (44).
"Saat melintas di depan rumah Ibu Nena Zaenab, korban teriak 'hidup Ahok' dengan suara yang kencang sehingga membuat Ibu Zaenab kaget dan sepontan mengucap 'Bangsat Lo' lanjut korban menimpali dengan ucapan 'lo yang bangsat' dan di dengar pelaku bernama Idam Topan (30) anak Ibu Zaenab," ujar Antonius di Jakarta Barat, Selasa (14/3/2017).
Kemudian, Idam Topan mengejar korban dan memukulinya bersama pelaku bernama Rubi pegi (26) dan Angga (23) hingga dipisahkan oleh para warga.
Antonius menambahkan, namun para pelaku masih belum puas dan selanjutnya mencari korban, sekira pukul 23.15 WIB para pelaku menemukan korban di Rt 009/11 dan memukuli kembali hingga korban luka .
"Pak Rt 09, Yanto Herwanto melihat kejadian tersebut dan berusaha melerai dan akhirnya melaporkan kejadian tersebut ke kami," ucapnya.
Mendapat laporan tersebut, pihak kepolisian langsung menangkap 1 dari dua pelaku bernama Ruby Pegi. Sedangkan korban dirawat di RS Tarakan. [rok]
Gara-Gara Mabuk, Iwan Dipukuli 3 Orang
Read More