INILAHCOM, Jakarta - Kabid Humas Polda Metro Jaya Kombes Raden Prabowo Argo Yuwono mengatakan pada dasarnya sangat mudah mengenali perusahan investasi ilegal atau bodong.
Untuk masyarakat setidaknya ada tiga hal mudah yang bisa dilakukan untuk mengenali dan mengantisipasi penipuan lewat modus investasi.
"Paling pertama itu jangan tergiur dengan tawaran invesrasi bunga tinggi melebihi ketentuan BI. Pandawa contohnya aturannya 5-7 persen per tahun, dia masa berani kasi 10 persen per bulan?" katanya di Jakarta, Senin (13/3/2017).
Kedua masyarakat harus teliti dan mencari tahu orang yang menawari investasi. Dan harus mencari tahu siapa leader-leadernya.
"Harus tahu juga leadernya siapa dan kantornya di mana. Ini kan pasti mereka mainnya skala besar sampe ke luar. Cari tahu kantornya ada atau tidak. Jangan-jangan tidak punya kantor. Maksimalkan teknologi, internet sekarang mempermudah," imbaunya.
Yang terakhir dan tidak kalah penting adalah masyarakat bisa berkonsultasi dengan Otoritas Jasa Keuangan (OJK) untuk mencari tahu keabsahan perusahan investasi yang memberikan tawaran.
"Yang paling penting sekarang masyarakat bisa koordinasi langsung dengan OJK. Belum lama ini kami koordinasi dan pihak OJK bilang sekarang buka pintu. Masyarakat bisa tanya, perusahan investasi atas nama ini terdaftar atau tidak. Kalau lewat telepon saya belum dapat info, tapi pintu OJK selalu terbuka," jelasnya.
Diketahui, belakangan penipuan dengan modus investasi kerap terjadi. Belakangan ini dilakukan oleh KSP Pandawa. Pemimpin KSP Pandawa kini sudah ditangkap. Meski demikian kasus ini terus bergulir di Polda Metro Jaya. [rok]
Ini 3 Cara Kenali Investasi Bodong
Read More