INILAHCOM, Jakarta - DPW Partai Persatuan Pembangunan (PPP) DKI bakal menyodorkan kontrak politik saat mendeklarasikan dukungan untuk paslon nomor 3, Anies Rasyid Baswedan-Sandiaga Salahuddi Uno, Minggu (12/3/2017) siang.
Wakil Ketua DPW PPP DKI, Maman Firmansyah, menerangkan, kontrak politik tersebut dilakukan dalam rangka menjawab isu yang tengah simpang siur dan mempertegas komitmen Anies-Sandi dalam membangun ibu kota ke depan.
"Kan isunya belakangan KJP (Kartu Jakarta Pintar), KJS (Kartu Jakarta Sehat), PPSU (Petugas Prasarana Sarana Umum), bakal dihapus nih kalau Anies-Sandi yang naik. Makanya, salah satu butir kontrak politik nantinya mempertegas komitmen itu," ujarnya di Rumah Perubahan Ali Sadikin, Jl Borobudur, Pegangsaan, Menteng, Jakarta Pusat, Jumat (10/3/2017).
Kontrak politik, sambung ketua Fraksi PPP DPRD DKI ini, juga bakal memuat poin sertifikasi musala dan masjid. "Karena secara administratif, banyak yang enggak terurus," beber Maman.
Pada kesempatan sama, Ketua DPC PPP Jakarta Timur, Belly Bilalusalam, berharap Anies atau Sandi dapat memberikan arahan kepada pengurus partai Kabah di ibu kota pascadeklarasi.
"Supaya PPP memahami visi misi yang diusung seutuhnya dan bersinergi dengan seluruh elemen pendukung yang sudah ada sebelum," ucapnya usai menemui Ketua Relawan Anies-Sandi, Boy Bernadi Sadikin. [*]
PPP Bakal Sodorkan Kontrak Politik ke Anies-Sandi
Read More