INILAHCOM, Jakarta - Cagub DKI nomor urut 3, Anies Baswedan mengatakan siapapun pemimpin di Jakarta harus memiliki prinsip keadilan dalam membangun kota serta warganya.
Pernyataan itu disampaikan Anies dalam silaturahim dengan para ulama di kantor pimpinan wilayah Nahdatul Ulama (PWNU) Jakarta, Utan Kayu Utara, Matraman, Jakarta Selatan, Sabtu (15/4/2017).
"Bagaimana persatuan ingin dibangun kalau masih ada ketimpangan dan di Jakarta, menjadi penghalang suasana persatuan," ujar Anies dalam kesempatan itu.
Mantan Mendikbud ini menerangkan ketimpangan itu terkadang beririsan dengan garis identitas. Kondisi tersebut, sambungnya, kadang mengaburkan pandangan masyarakat mengenai ketimpangan yang disebabkan ekonomi atau dikarenakan garis identitas.
"Ketimpangan yang terjadi antara kaya-miskin, berpendidikan-tidak berpendidikan, bekerja dan tak bekerja. Kami merasa para calon untuk menjaga kondisi agar tetap kondusif," ujarnya.
Ia pun mengharapkan, setelah tanggal 19 April mendatang, suasana tegang mencair dan rasa persatuan akan ditumbuhkan bersama-sama.
Oleh karena itu, pondasi solusi atas ketimpangan di Jakarta harus mulai dituntaskan melalui kebijakan pemerintah yang membuka kesempatan untuk semua warga Jakarta. [rym]
Anies: Keadilan Jadi Kunci Persatuan di Jakarta
Read More