INILAHCOM, Jakarta - Sekelompok orang berkemeja kotak-kotak mendatangi acara tabligh akbar yang berlangsung di lapangan terbuka Pulau Kelapa, Kepulauan Seribu Utara, Kepulauan Seribu. Mereka datang dengan marah-marah bahkan mengamuk.
"Kumpul semua, kotak-kotak kumpul semua," kata kader PDI Perjuangan, Matumi yang mengenakan baju kotak-kotak.
Matumi yang sudah mulai diredam oleh petugas keamanan berseragam polisi dan TNI tetap mengamuk emosi. Bahkan, sempat melontarkan kata-kata kasar ke salahsatu penceramah tabligh akbar.
Lantaran situasi kian tak kondusif, akibatnya tabligh akbar harus selesai sebelum waktu yang telah ditentukan. Aksi tersebut sempat terekam video berdurasi 2 menit 48 detik dan sempat beredar di media sosial.
Di sisi lain, salah seorang saksi mata yang juga warga Pulau Kelapa, Safruddin Masru mengatakan massa kotak-kotak menghampiri tabligh akbar karena merasa terganggu.
"Kan ada dua acara di Pulau Kelapa, tapi warga banyak yang datang ke pengajian bukan acaranya Ahok (Basuki Tjahaja Purnama). Makanya mereka marah," katanya saat dihubungi, Kamis (13/4/2017).
Namun demikian, Koordinator Relawan Anies-Sandi Kepulauan Seribu dan mantan Ketua DPC PDI Perjuangan Jakarta Utara itu mengatakan situasi tetap kondusif meskipun sempat memanas dari kubu pendukun Ahok.
"Alhamdulillah enggak ada bentrokan fisik tadi," ujarnya. [ton]
Relawan Ahok Tolak Tabligh Akbar di Pulau Kelapa
Read More