INILAHCOM, Jakarta - Plt Gubernur DKI Jakarta 'Soni' Sumarsono menolak jika dana konpensasi untuk Lansia yang baru dijalankan sebagai 'program politis' dan menguntungkan pasangan petahana.
"Pelayanan publik jangan dikaitkan dengan pilkada. Kemarin putaran pertama diminta tunggu, sekarang putaran kedua tunggu lagi, kapan jalannya," kata Soni di Balai Kota, Kamis (13/4/2017).
Soal waktunya tak terlalu kebetulan jelang pemilihan, Soni mengingatkan proses anggaran di pemerintahan daerah terkait APBD.
"APBD itu Desember selesai, Januari administrasi, Februari, Maret Penunjukkan, April mulai pelaksanaan, itu," tambahnya.
Sebelumnya, program bantuan langsung untuk lansia ini dipersoalkan oleh kubu Anies-Sandi yang merupakan pesaingnya dalam pilkada.. Bantuan yang digulirkan jelang pencoblosan dinilai sarat muatan politis.
Anies-Sandi bahkan melaporkan Bank DKI, BUMD yang mengurusi pencairan bantuan untuk lansia ini ke Otoritas Jasa Keuangan (OJK),karena dianggap melanggar dan mendukung kampanye petahana. [ton]
Soni Harap Pelayanan Publik Tak Dikaitkan Pilkada
Read More