INILAHCOM, Jakarta - Kasatpol PP DKI Jakarta, Yani Wahyu Purwoko menjelaskan ada sekitar 30 titik prioritas di setiap kota adminstrasi yang bakal digalakkan dalam program Bulan Patuh Trotoar.
Nantinya, dalam sehari setiap kota memprioritaskan satu titik trotoar untuk dilakukan penetiban dari berbagai pelanggaran
"Sehari itu ada 5 titik prioritas. Masing-masing kota. Dirapikan dibersihkan dari dugaan pelanggaran tatib. Misalnya PKL, parkir liar, roda dua yang lewat trotoar, truk ekspedisi-ekspedisi bongkar muat di trotoar," ujar Yani di Balai Kota DKI, Selasa (1/8/2017).
Yani menambahkan sarana utilitas seperti tiang-tiang listrik yang berdiri di tengah trotoar juga akan ditindak. "Disurati kepada pemiliknya. Kita akan potong kalau gak dipindahkan," tegasnya.
Petugas Bulan Patuh Trotoar terbagi mejadi dua yakni petugas tingkat provinsi dan petugas tingkat kota, yakni di tingkat provinsi terdapat petugas gabungan dari TNI sebanyak 50 personel dan dari Satpol PP 60 anggota. Setiap hari petugas dari provinsi akan membantu petugas kota secara bergantian.
"Dibersihkan titik itu dikeroyok bersama-sama, dicat dan sebagainya. Setelah tertib diserahkan kepada kecamatan dan kelurahan setempat untuk dijaga, tingkat provinsi nanti nempel bagi trotoar-trotoar yang rawan," terang Yani.
Yani menargetkan dalam program Bulan Tertib Trotoar akan memprioritaskan 150 titik trotoar di seluruh Jakarta.[ris]
Pemprov DKI Targetkan 150 Trotoar Steril Bulan Ini
Read More