INILAHCOM, Jakarta - Sidang paripurna istimewa DPRD DKI Jakarta belum jelas. Hal itu membuat rencana pidato pertama Gubernur DKI Jakarta terpilih Anies Baswedan terancam mundur.
Seharusnya, usai pelantikan dan sertijab, Anies menyampaikan pidato pertamanya di sidang paripurna istimewa DPRD DKI Jakarta.
"(Paripurna) belum pasti hari ini karena belum bamus (rapat badan musyawarah)," kata Wakil Ketua DPRD DKI M. Taufik saat dihubungi, Senin (16/10/2017).
Taufik mengatakan, paripurna istimewa baru akan dilaksanakan Selasa atau Rabu."Kemungkinan besok atau rabu paling lambat. Enggak apa-apa (paripurna) Rabu kan?," ucapnya.
Pelaksana harian (Plh) DKI Saefullah mengatakan, Pemprov belum mendapat undangan paripurna istimewa hari ini. Jadwal hari ini hanya sertijab dan orasi politik di Anies di Balai Kota.
"Paripurna istimewa biasanya, gubernur dan wagub akan menyampaikan visi-misinya, untuk dicermati karena nanti akan dituangkan dalam RPJMD. ini ranahnya DPRD, saya tidak mencampuri, semakin cepat, semakin baik," kata Saefullah.
Pantauan dilapangan, tak ada persiapan khusus di DPRD DKI menyambut Anies-Sandi. Karpet merah yang biasanya digelar saat paripurna istimewa belum terpasang, ruang paripurna juga masih terkunci.[jat]
Jadwal Pidato Anies Baswedan Terancam Mundur
Read More