INILAHCOM, Jakarta - DPRD Provinsi DKI Jakarta menggelar rapat paripurna penyampaian pandangan umum fraksi soal Raperda APBD DKI Jakarta 2018 di ruang Rapat Paripurna DPRD DKI Jakarta, Kamis (16/11/2017).
Adapun rapat ini dipimpin oleh Wakil Ketua DPRD DKI M. Taufik, dan dihadiri oleh Gubernur DKI Jakarta Anies Baswedan.
Pada kesempatan ini PDI Perjuangan melalui anggotanya di DPRD DKI Jakarta William Yani menanggapi rencana belanja daerah DKI 2018 direncanakan Rp71,16 triliun. Adapun pembelanjaan langsung bakal digunakan untuk prioritas dalam pencapaian visi-misi Anies-Sandi.
Antara lain membuka lapangan kerja dan kewirausaha baru melalui program Oke Oce, menata kawasan secara terpadu menyediakan hunian yang layak dan terjangkau melalui program DP 0 rupiah, dan menyediakan layanan transportasi melalui program oketrip.
"Terkait program itu kami fraksi PDIP perlu penjelasan secara detail dan rinci dari gubernur dengan pertanyaan apakah program dp 0 persen tidak bertentangan dgn peraturan perundang-undangan perbankan ?" tanya Wiliam kepada Anies Baswedan.
Tak hanya demikian, PDIP pun mempertanyakan apabila dalam perjalanan program DP 0 rupiah terjadi macet angsuran maka menjadi beban siapa ?
"Beban masyarakat atau menjadi beban Pemda DKI, kemudian tentang program," imbuhnya [ton]
PDIP Pertanyakan Program DP 0 Rupiah
Read More