INILAHCOM, Jakarta - Para sopir angkot melakukan aksi mogok lantaran memprotes kebijakan Anies-Sandi membiarkan PKL berjualan di Jalan Jati Baru Raya, Tanah Abang, Jakarta Pusat.
Para sopir terlihat memarkirkan kendaraan mereka pinggir jalan dengan posisi angkot dalam keadaan terkunci di kawasan Tanah Abang.
"Kami lakukan aksi mogok. Gara-gara penutupan jalan. Aksi kita paling dua atau tiga hari sampai tuntutan kami terpenuhi," kata Ahmed, salah satu sopir M08, lokasi, Senin (22/1/2019).
Menurut dia, aksi mogok ini dilakukan lantaran mereka kesulitan mengangkut penumpang akibat imbas dari kebijakan Anies-Sandi. Adapun angkot yang mengeluhkan kebijakan itu, adalah
angkot jurusan Tanah Abang. Yakni, M08, M09, M10, dan M11.
"Sebelumnya, buat setoran bisa lebih dari Rp350.000 bisa. Sekarang, Rp100.000 saja susah. Sering ribut sama pemilik mobil, kita kan sistem setor" ucap Ahmad.
Tak hanya sampai di situ, namun para sopir ini pun turut serta melakukan aksi demonstrasi di depan Kantor Anies-Sandi tepatnya di Balai Kota DKI. Hingga kemudian mereka ditemui Kadishub DKI Jakarta Andri Yansyah.[jat]
Akibat Tutup Jalan, Sopir Mogok dan Demo ke Anies
Read More