INILAHCOM, Jakarta - Gubernur DKI Jakarta Basuki Tjahaja Purnama (Ahok) masih ngotot jika penerapan kontribusi tambahan 15% yang dibebankan kepada pengembang reklamasi menguntungkan pemerintah. Meskipun, angka 15% diakui adalah tafsiran pemprov.
"Saya berpikir, kalau orang buat pulau kenapa nggak bagi keuntungannya ke Pemerintah Daerah. Itu bisa dapat Rp48 triliun kita," ucap Ahok, Jakarta, Selasa (26/7/2016).
Ahok juga keukeuh tak ada yang salah dengan angka 15% kontribusi tambahan karena keuntungan yang didapat DKI dari pengembang reklamasi akan dialokasikan untuk kepentingan warga Jakarta. Contonya seperti untuk membangun rumah susun dan pompa air.
"Saya pikir uang kita bisa kita pakai buat subsidi kesehatan, pendidikan, makanan, dan perumahan," ujarnya.
Sebagaimana diberitakan, saat bersaksi di persidangan perkara reklamasi di Pengadilan Tipikor Jakarta, kemarin, Ahok dicecar soal angka 15% kontribusi tambahan bagi para pengembang reklamasi. Pasalnya, angka tersebut dianggap tak ada dasar hukum. [rok]
Ahok Ngotot Kontribusi Tambahan 15% Menguntungkan
Read More