INILAHCOM, Jakarta - Ahli Forensik, Slamet Purnomo yang melakukan visum terhadap jasad Wayan Mirna Salihin, memastikan ada zat kandungan senyawa kimia CN (sianida) di perut korban.
"Racun yang masuk ke tubuhnya mencapai 0,2 gram per liter," kata Slamet saat memberikan kesaksian di PN Jakarta Pusat, Rabu (3/8/2016).
Ahli Forensik Rumah Sakit (RS) Polri, Kramat Jati ini pun membeberkan bahwa sejatinya zat sianida juga dapat terkandung di rokok dan makanan seperti singkong.
Hal ini terungkap setelah hakim menanyakan dapatkah sianida terkandung dalam jenis makanan atau minuman lain.
"Untuk singkong dan rokok tidak sampai 2,5 miligram per kilogram. Biasanya ada keracunan kelumpuhan, bukan mati. Seperti muntah-muntah dan pusing. Tapi biasanya itu yang kerja di tambang dan lain-lain," bebernya. [ton]
Ahli Forensik Pastikan Ada Sianida di Perut Mirna
Read More