INILAHCOM, Jakarta - Wakil Gubernur DKI Jakarta Djarot Saiful Hidayat mengatakan, pemerintah harus berhati-hati dalam menentukan kebijakan terkait dengan penanggulangan kemiskinan rakyat.
"Jangan justru kebijakan kita membentuk dan membangun masyarakat kita sebagai pengemis-pengemis baru karena kebijakan serba instan," kata Djarot di Balai Kota Jakarta, Kamis (11/08/2016).
Menurut dia, pemerintah sebelum menentukan kebijakan sebaiknya melakukan kajian dan menyamakan persepsi mengenai kemiskinan dan merubah persepsi untuk menanggulangi kemiskinan. Karena seringkali, persepsi mengenai kemiskinan dan penanggulangan kemiskinan keliru.
"Kemiskinan itu sengaja dibuat, karena apa? Karena sistem sosial, karena kebijakan kita, maka kita harus merubah persepsi bahwa orang miskin itu jangan dikasihani saja hanya dengan strategi charity, pemberian instan itu. Tidak seperti itu," ujarnya.
Diketahui, Pemerintah Provinsi Jakarta berupaya menurunkan angka kemiskinan yang pada bulan Maret 2016 bertambah 0,14 persen menjadi 3,75 persen atau 384.300 orang dibandingkan September tahun lalu yang mencapai 368.670 orang atau 3,61 persen dari total jumlah penduduk di DKI Jakarta. [ind]
Djarot: Kebijakan Pemprov Harus Pro Rakyat Kecil
Read More