INILAHCOM, Jakarta - Nasib nahas menimpa seorang pegawai RSUD Cengkareng bernama Eko Wahyudi (20) warga Cengkareng.
Eko tewas di tangan tiga begal saat mempertahankan kendaraan roda duanya di Jalan Bumi Cengkareng Indah samping Universitas Satyagama.
Kapolsek Cengkareng Kompol Eka Baasith menceritakan pada hari Kamis (11/8/2016) malam korban pergi membesuk ibunya yang kala itu sedang dirawat inap di rumah sakit tempat korban bekerja.
"Sehabis korban membesuk Ibunya yang sedang dirawat inap di Rumah Sakit ia kembali pulang ke rumahnya untuk mengambil pakaian dengan menggunakan sepeda motornya merk Honda CBR bernopol B 6170 VKF," kata Eka di Jakarta Barat Jumat (12/8/2016).
Pada saat melintas di tempat tersebut, lanjut Eka, korban langsung dipepet oleh tiga orang yang tidak dikenal sambil berboncengan sepeda motor. Korban melawan guna mempertahankan harta benda dan sepeda motornya.
"Karena melawan, korban langsung ditusuk oleh pelaku dengan menggunakan sebilah pisau mengenai pinggang belakang sebelah kiri hingga banyak mengeluarkan darah dan para pelaku langsung merampas motor korban," ujarnya.
Eka menambahkan, korban langsung ditolong oleh warga sekitar dengan cara dibawa ke RSUD Cengkareng guna dilakukan penyelamatan pertolongan.
"Setelah dirawat di RSUD Cengkareng, pada hari Jumat (12/8/2016) sekira pukul 07.00 WIB korban meninggal dunia di RSUD Cengkareng," ungkapnya.
Hingga kini Unit Reskrim Polsek Cengkareng masih melakukan pengejaran terhadap para pelaku begal tersebut. [rok]
Pegawai RS Tewas Dibegal Di Cengkareng
Read More