INILAHCOM, Jakarta - Kasat Reskrim Polres Metro Jakarta Pusat Kompol Tahan Marpaung mengatakan pihaknya akan kembali menjadwalkan pemeriksaan psikologi terhadap PAR (17).
Hal diatas dilakukan karena pengakuan korban dan sejumlah saksi dinilai tidak selaras dengan barang bukti yang ditemukan di lapangan.
"Jadwal pemeriksaan psikologi nanti hari Senin (14/8/2016)," kata Tahan, Jumat (12/8/2016).
Saat dikonfirmasi terkait hasil visum korban, Tahan enggan memberikan komentar karena sudah dibeberkan oleh Kabid Humas Polda Metro Jaya Kombes Pol Awi Setiyono.
"Visum itukan sudah diumumkan oleh polda, itu bos kadiv humasnya," tandasnya.
Sebelumnya diberitakan, PAR siswi SMK salah satu sekolah swasta di wilayah Jakarta mendapati tubuhnya dalam keadaan telanjang di salah satu ruangan Sudin Pariwisata, Kantor Walikota Jakarta Pusat.
Kejadian tersebut bermula dari PAR tiba-tiba dibekap dari belakang oleh seorang pria yang disinyalir sebagai PNS Pariwisata saat situasi kantor sedang sepi. Sebelum pingsan, korban sempat melihat ada tiga orang yang berdiri di dekatnya. [rok]
Polisi Kembali Jadwalkan Pemeriksaan Psikologi PAR
Read More