INILAHCOM, Jakarta - Direktur Resnarkoba Polda Metro Jaya Kombes John Turman Panjaitan mengatakan modus operandi pelaku narkoba kian canggih seiring perkembangan teknologi.
"Hasil analisa kami, modus operandi para pelaku narkoba semakin hari semakin canggih dan lihai. Mereka memanfaatkan teknologi-teknologi terkini untuk mengelabui aparat," katanya, Selasa (2/8/2016).
Menurutnya, perlu kewaspadaan seluruh lapisan masyarakat dan kepedulian untuk melaporkan indikasi-indikasi pelaku narkoba ke pihak kepolisian.
"Bagi orang tua yang anaknya terindikasi menggunakan narkoba, saya harapkan laporkan ke kami, dan akan kami bantu untuk rehabilitasi supaya terbebas dari narkoba," katanya.
Ia menjelaskan, pengguna narkoba yang dilaporkan pihak keluarga tidak akan diproses secara hukum. Pasalnya para pengguna dianggap sebagai korban.
"Pengguna tidak akan kami proses hukum, karena kami melihatnya sebagai korban, bukan pelaku kejahatan. Tapi penyuplainya yang akan kami kejar dan ungkap," tandasnya.
Diberitakan sebelumnya, Kasubdit 3 Dit Resnarkoba Polda Metro Jaya AKBP Arsal Sahban mengatakan, selama Juli 2016 pihakya berhasil mengungkap peredaran narkoba sebanyak 25 kilogram narkoba terdiri dari 1 kilogram sabu, 24,5 kilogram ganja dan 23 butir ekstasi.
Jumlah tersebut hasil pengungkapan yang diperoleh dari 19 TKP yang tersebar di wilayah Jakarta Pusat, Jakarta Barat, Jakarta selatan, Jakarta Utara, Jakarta Timur, Depok dan Banten. [ton]
Pengguna Narkoba Diimbau Lapor untuk Rehabilitasi
Read More