INILAHCOM, Jakarta - Kasubdit Resmob Ditreskrimum Polda Metro Jaya, AKBP Budi Hermanto mengatakan pemeriksaan kasus kepemilikan senjata api (senpi) ilegal Ketua PARFI Gatot Brajamusti akan terus dilanjutkan.
"Pemeriksaan saksi masih akan berlanjut. Beberapa orang yang terlibat dalam pembuatan film Azrax akan diperiksa," katanya di Mapolda Metro Jaya, Rabu (14/9/2016).
Budi menjelaskan, pemeriksaan terhadap beberapa crew film Azrax diperlukan untuk mengetahui terkait sumber properti senjata yang digunakan di dalam film. Termasuk soal senpi asli milik Gatot.
"Kita masih jadwalkan, dalam waktu dekat kita periksa Art Director film Azrax. Karena yang tau soal properti itu dia (art director), bukan sutradara," jelasnya.
Diberitakan sebelumnya, artis Reza Artamevia akhirnya penuhi panggilan penyidik Polda Metro Jaya, Rabu (14/9/2016).
Reza datang ke gedung Resmob Polda Metro jaya sekitar pukul 12:00 WIB didampingi tiga orang kuasa hukum. Salah satunya Ramdhan Alamsyah.
Meski diberondong sejumlah pertanyaan, Reza maupun kuasa hukumnya masih enggan memberi keterangan. Dengan balutan blazer berwarna hitam dilengkapi kacamata hitam, Reza hanya tersenyum sambil memasuki gedung Resmob.
Pemeriksaan sejumlah artis dan sutradara ini dilakukan atas pengakuan Aa Gatot yang menyatakan senjata Glok 26 dan Walther PPK 22 beserta ratusan amunisi yang ditemukan di rumahnya diperuntuhkan untuk sebagai properti Film Azrax dan DPO. [ton]
Lusa, Polisi Panggil Art Director Azrax
Read More