INILAHCOM, Jakarta - Kabid Humas Polda Metro Jaya, Kombes Awi Setiyono mengatakan para pelaku perampok di Pondok Indah sengaja meradar korban Asep karena tahu persis penghasilan korban.
"Karena yang bersangkutan mantan pegawai Exxon dan tahu persis pejabat Exxon gimana pesangonan dan tahu persis korban," katanya di Mapolda Metro Jaya, Kamis (8/9/2016).
AJS memilih rumah Asep Sulaiman sebagai target perampokan karena AJS dan Asep Sulaiman pernah bekerja di PT Exxonmobil dimana AJS sebagai security dan Asep Sulaiman sebagai vice president PT Exxonmobil.
"Dari pengakuan tersangka pernah mengawal korban jadi tahu profiling korban. Namun, korban masih sampai ini belum mengaku kenal AJS karena menurutnya disana (Exxon) kan banyak karyawan jadi mungkin saja sulit mengingat," ujarnya.
Pihak kepolisian pun sampai saat ini masih menyelidiki asal usul senjata api yang dimiliki AJS.
"Senjata masih didalami karena AJS tutup mulut," ucapnya.
Diberitakan sebelumnya, Subdit Jatanras Ditreskrimum Polda Metro Jaya menangkap empat pelaku perampokan dan penyekapan rumah mewah, di Pondok Indah, Jakarta Selatan, Sabtu (3/9/2016).
Dua pelaku yakni, AJS (38) dan S (32) ditangkap di lokasi perampokan. Dua pelaku lainnya yakni RH (36) dan SAS (52) ditangkap di Cilegon dan Tangerang, Rabu (7/9/2016). [ton]
Perampok di Pondok Indah Tergiur Pendapatan Korban
Read More