INILAHCOM, Jakarta - Hujan deras yang mengguyur kota Tangerang, Selasa (4/10/2016) siang, menyebabkan banjir di sejumlah komplek perumahan.
Di Perumahan Cipondoh Makmur banjir setinggi 30-40 cm merendam lima RT setelah hujan lebat selama satu jam. Menurut warga, banjir kali jadi yang terparah dalam kurun waktu 10 tahun.
"Baru kali ini banjir sampe sebetis lebih, saya sudah sepuluh tahun tinggal disini, kaget juga bisa kerendem," ujar Irawan warga RT 05.
Menurut Halim, tokoh masyarakat RW 07, banjir kali ini disebabkan aliran air ke empang penampungan tidak berjalan baik.
Warga sebenarnya sudah berinisiatif dengan suka rela membuat jalur air akan tetapi terkendala biaya untuk membebaskan lahan yang nantinya bisa dijadikan resapan air baru.
"Di belakang (komplek) airnya gak jalan, ada penyumbatan jadi semua ngumpul disini. Bulan lalu tanggul udah dijebol biar air lari juga ke kali belakang, tapi ada yang gak seneng rumahnya juga ikutan kena banjir. Jadi ditanggul lagi sama mereka," katanya.
Dia berharap ada penanganan cepat dari Pemerintah Kota Tangerang agar kejadian serupa tidak terjadi.
"Saya berharap ada respon positif dari pemerintah, memang ini bukan yang pertama tapi jadi yang paling parah. Kalau dibiarkan terus bisa berdampak kenyamanan kami terganggu. Belum lagi kegiatan ekonomi yang berenti," katanya.[jat]
Banjir Rendam Perumahan Cipondoh Makmur
Read More