INILAHCOM, Jakarta - Wakil Gubernur DKI Djarot Saipul Hidayat menjelaskan 'sayembara' soal hadiah untuk warga yang menangkap tikus. Sebab, dirinya sudah banyak dapat laporan terkait korban gigitan tikus.
"Yang kita buru adalah tikus-tikus got, yang gede-gede itu lho. Sudah ada korban. Pengalaman di kantor nih ada yang digigit tikus gede di biro umum,"
"Bu Bety ini cerita abis sholat zuhur, pake sendal, di kursinya keluar tikus gede, gigit. Langsung dibawa ke dokter," sambungnya.
Dari situlah, dirinya berinisiatif untuk membasmi tikus dikantornya. Setelah berhasil, Djarot berpikir untuk menggalakkan program pembasmian tikus di Jakarta.
"Setelah itu kan kita adakan gerakan kebersihan di kantor. Karena itu mesti kita basmi. Nanti melibatkan lingkungan. Sambil mengecek tidak boleh ada tikus dari luar dari daerah lain masuk ke sini," ungkapnya.
Nantinya, perangkat kelurahan. PPSU akan menjadi leading sector untuk mengkoordinir 'sayembara' nangkap tikus dapat Rp20 ribu.
Soal anggaran, Djarot sudah memikirkannya. Nantinya, besaran anggaran yang dibutuhkan akan dikelola oleh biro umum, Dinas Pertamanan,
"Ya program ini kalau misalnya terus kita anggarankan lagi 2017. mereka akan koordinasi bagaimana kemudian actionnya di lapangan," tandasnya.[jat]
Djarot: Yang Kita Buru Tikus Got Yang Gede-Gede
Read More