INILAHCOM, Jakarta - Kabid Humas Polda Metro Jaya Kombes Awi Setiyono mengatakan kondisi kejiwaan M (30), pelaku mutilasi A (1) di Cengkareng masih belum stabil. Pelaku menyangkal telah membunuh dan memotong-motong jasad anak kandungnya.
"Dia sakit kejiwaan, makanya dari kemarin sudah di Rumah Sakit Polri dilakukan perawatan. Merasa tak membunuh karena kejiwaan tak stabil, katanya di Mapolda Metro Jaya, Selasa (4/10/2016).
Dia menjelaskan, perawatan itu merupakan proses pemeriksaan kejiwaan. Dugaan tidak stabilnya kejiwaan pelaku diketahui polisi saat melakukan pemeriksaan.
Selama kondisi kejiwaan belum stabil, polisi belum dapat meminta keterangan secara mendalam. Sehingga, pelaku masih menyangkal dan merasa tak bersalah.
"Sekarang kalau ditanya dia tidak mengetahui kejadian, tak merasa bersalah berarti kan belum. Kalau ditanya itu, dokter yang ngomong itu," tambahnya.
Sebelumnya, warga Cengkareng dikejutkan dengan kasus pembunuhan sadis di sebuah kontrakan yang berada di RT 04/RW 10 Kelurahan Cengkareng Barat, Jakarta Barat, Minggu (2/10/2016).
Belakangan diketahui pelaku MM alias Iin (25) merupakan istri seorang anggota polisi.
Kabid Humas Polda Metro Jaya Kombes Awi Setiyono membenarkan pelaku mutilasi anak di Cengkareng adalah istri dari anggota Bidang Profesi dan Pengamanan Polda Metro Jaya, Aiptu Deni Siregar.
"Pelaku ini merupakan istri anggota Polisi yakni Aiptu Denny Siregar," katanya di Jakarta, Senin (3/10/2016).[jat]
Pelaku Mutilasi di Cengkareng Alami Stres Berat
Read More