INILAHCOM, Jakarta - Pelayanan kesehatan yang cenderung berbelit dan memakan waktu lama seringkali dikeluhkan warga, tak terkecuali warga Kebon Jeruk, Jakarta Barat. Mereka kompak curhat ke Anies Baswedan saat Cagub DKI no urut 3 itu berkunjung ke daerahnya.
"Saya kalau berobat ke rumah sakit pakai BPJS kadang gak dilayani dengan baik dan lama banget dapat kamarnya," ungkap seorang ibu, Selasa (21/12/2016).
Diskriminasi layanan yang diperoleh ibu tadi ditanggapi langsung oleh Anies, dia menyampaikan bahwa nantinya pelayanan untuk pemegang kartu KJS atau BPJS akan mendapatkan hak yang sama. "Dengan cara apa, tentunya dengan menambah kapasitas dan memberbaiki fasilitas kesehatan seperti rumah sakit dan puskesmas," jelas mantan Ketua Komite Etik KPK itu.
Selain menambah dan meningkatkan kualitas fasilitas kesehatan, Anies juga memiliki gagasan untuk menambah jumlah tenaga medis yang akan berkeliling ke kampung-kampung. Sebab' menurutnya tenaga medis door to door sangat membantu menjaga kesehatan warga.
Anies mencontohkan petugas Jumantik yang memberi dampak pada berkurangnya penderita demam berdarah. "Selama ini cuma petugas Jumantik saja, nantinya akan ada petugas yang akan keliling ke rumah untuk memeriksa kesehatan warga dan mengantarnya ke rumah sakit jika diperlukan," terang mantan menteri pendidikan dan kebudayaan itu.
Aspek regulasi juga diperhatikan oleh inisiator Indonesia Mengajar itu. Nantinya dia akan membuka pembicaraan dengan pihak BPJS agar pelayanan terhadap warga miskin bisa lebih transparan. [*]
Anies-Sandi Akan Tambah Petugas Medis Door to Door
Read More