INILAHCOM, Jakarta - Dinas Perhubungan dan Transportasi (Dishubtrans) DKI Jakarta akan mengevaluasi penerapan sistem ganjil genap kendaraan bermotor di Ibukota.
"Evaluasi bukan berarti tidak efektif. Baik atau tidak, kami tetap mengevaluasi," kata Andri Yansah, Kepala Dinas Perhubungan dan Transportasi DKI Jakarta, Rabu (21/12/2016).
Menurut Andri, evaluasi dilakukan bertujuan agar penerapan sistem genap ganjil dapat lebih optimal lagi. "Hasil penerapan sistem genap ganjil kendaraan bermotor bisa ditularkan atau diperluas ke sejumlah ruas jalan di Ibu Kota," tuturnya.
Ia menambahkan, sistem genap ganjil sebagai pengganti three in one bersifat sementara dalam rangka mengatasi kemacetan di Ibu Kota sebelum penerapan Electronic Road Pricing (ERP).
"Sistem ganjil genap merupakan program transisi sambil menunggu electronic road pricing atau jalan berbayar diterapkan di Jakarta," tandasnya.
Sementara sampai saat ini, Pemprov katanya, masih dalam proses lelang terkait ERP. Dimana, proses lelang akan memakan waktu lama, sebab melibatkan perusahaan asing untuk menjalankan teknologi ERP. [ton]
Dishub Masih Kaji Penerapan Sistem Ganjil Genap
Read More