INILAHCOM, Jakarta - Korban pembunuhan di Pulomas, Jakarta Timur sekaligus pemilik rumah Dodi Triono diketahui sebagai Konsultan properti. Bahkan Dodi juga merupakan pemenang tender renovasi Gelora Bung Karno (GBK).
Hal ini diakui oleh adik ipar korban bernama Dewi. " Kakak saya pemimpin proyek renovasi di Senayan, tapi izinnya belum keluar, tender sudah dimenangkan," ujarnya, Selasa (27/12/2016).
Namun dirinya masih belum mengetahui apakah pembunuhan itu terkait dengan bisnis, pekerjaannya atau hal lain. Ia menyerahkan kasusnya kepada pihak kepolisian.
Dewi hanya memastikan korban merupakan orang baik dan pengusaha yang sukses. Bahkan korban juga disebut-sebut kenal dengan sejumlah pejabat tinggi.
Berdasarkan pantauan INILAHCOM, rumah korban diberi garis polisi dan masih dijaga ketat aparat keamanan. Bahkan lokasi pembunuhan juga diramaikan oleh warga setempat untuk mencari tahu peristiwa pembunuhan sadis tersebut.
Sebelumnya, 11 orang korban yang ada di dalam rumah diketahui sempat disekap dan enam diantaranya meninggal dunia dan lima orang luka-luka.
Korban tewas diantaranya, pemilik rumah Dodi Triono (69), anak nomor 1 Diona Arika Andra Putri (16), anak nomor 3 Dianita Gemma (10), Amel (10) temannya gema, Yanto seorang sopir, sopir Tasrok (40).
Sedangkan korban yang masih hidup berjumlah 5 orang, Pembantu Emi (41) anak nomor 2 pak Dodi, Zanette (13), Pembantu Santi (22), Pembantu Fitriani (24), pembantu Windy (23). Total keseluruhan ada 11 korban dengan rincian 6 tewas dan 5 hidup. [ton]
Dodi Triono Pemenang Tender Renovasi GBK
Read More