INILAHCOM, Jakarta - Dodi Triono (69), salah satu dari lima orang yang ditemukan tewas di rumah miliknya Pulomas Residence, Jakarta Timur diketahui memiliki kedekatan dengan Presiden RI Joko Widodo (Jokowi) saat menjabat Gubernur DKI Jakarta.
"Pak Jokowi baru jadi gubernur satu bulan saja langsung makan malam sama Pak Dodi, sama saya bareng. Dia dapat ucapan dari Jokowi, terus Jokowi bilang, 'mas apa yang bisa saya bantu' Diundang makan itu dulu sama Pak Dodi. Kalau sudah Jokowi tanya begitu berarti punya kedekatan kan ya. Saya yakin punya kedekatan," kata Gani selaku Ketua RW 16 Kayuputih, Pulogadung di lokasi kejadian, Selasa (27/12/2016).
Meski demikian, Gani mengaku sangat sulit untuk menemui korban, bahkan ia bisa menemui korban hanya pada hari Sabtu.
"Ya mungkin pengusaha, arsitek mungkin ya. Pak Wali Kota juga hadir. Saya ketemu Pak Dodi cuma hari Sabtu. Sehari-hari ke luar negeri. Ke Jepang, ke Hongkong," ujarnya.
Berdasarkan pantauan INILAHCOM, rumah korban diberi garis polisi dan masih dijaga ketat aparat keamanan. Bahkan lokasi pembunuhan juga diramaikan oleh warga setempat untuk mencari tahu peristiwa pembunuhan sadis tersebut.
Sebelumnya, 11 orang korban yang ada di dalam rumah diketahui sempat disekap dan enam diantaranya meninggal dunia dan lima orang luka-luka.
Korban tewas diantaranya, pemilik rumah Dodi Triono (69), anak nomor 1 Diona Arika Andra Putri (16), anak nomor 3 Dianita Gemma (10), Amel (10) temannya gema, Yanto seorang sopir, sopir Tasrok (40).
Sedangkan korban yang masih hidup berjumlah 5 orang, Pembantu Emi (41) anak nomor 2 Pak Dodi, Zanette (13), pembantu Santi (22), Pembantu Fitriani (24), pembantu Windy (23). Total keseluruhan ada 11 korban dengan rincian 6 tewas dan 5 hidup. [ton]
Korban Pembunuhan Punya Kedekatan dengan Jokowi?
Read More