INILAHCOM, Jakarta - Ketua Presidium Indonesia Police Watch (IPW) Neta S Pane mengimbau Polda Metro Jaya agar memanfaatkan teknologi secara maksimal. Pasalnya saat ini DKI Jakarta dinilai sebagai lokasi rawan pembunuhan.
Kondisi tersebut dapat ditelisik, mulai dari kasus pembunuhan Dodi Triono cs di Pulomas, Muniarti mahasiswa UMJ di Pondok Rangon Jakarta Timur, dan Tri Arum mahasiswa Esa Unggul di Kebon Jeruk, Jakarta Barat.
"Banyak kota di dunia polisi sudah mengandalkan CCTV dan call center untuk persempit pelaku kriminal," kata Neta, Senin (16/1/2016).
Di samping itu, salah satu alasan penggunaan CCTV dan call center lantaran, jumlah anggota tidak sebanding dengan masyarakat ibukota yang terus bertambah.
"Polda Metro Jaya harus terus menerus berupaya maksimal," tandasnya. [ton]
IPW Sebut 2017 Jakarta Rawan Kriminal
Read More