INILAHCOM, Jakarta - Wakil Ketua Lembaga Perlindungan Saksi dan Korban (LPSK), Edwin Partogi Pasaribuan mengatakan kasus perampokan dan penyekapan di Pulomas meninggalkan trauma mendalam bagi korban selamat.
Seperti yang dirasakan anak kandung dari Dodi Triono, Zanetta Kalila Azaria (13). Ia mengatakan Zanetta mengalami trauma akut ketika akan kamar mandi. Bahkan, sampai saat ini, Zanetta enggan ke kamar mandi sendiri dan harus ditemani.
"Zanetta juga, masih ada trauma dengan kamar mandi, karena mungkin lama waktunya penyekapan mereka dikamar mandi itu," katanya di Mapolda Metro Jaya, Kamis (19/1/2017).
Selain Zanette, korban selamat lainnya seperti sang pembantu rumah tangga (PRT) Emi (41), Santi (22), Fitriani (23) dan Windy (23), juga mengalami trauma serupa.
"Artinya orang punya trauma yah atas peristiwa itu dan trauma itu sampai sekarang masih dialami dirasakan. Ada yang mengalami halusinasi, ada yang memiliki ketakutan terhadap kamar mandi," jelas Edwin.
Diketahui, kelima korban selamat dalam tragedi mengenaskan yang terjadi pada tanggal 26 Desember 2016 lalu, mendapat perlindungan dari LPSK.
Hal tersebut guna untuk mengembalikan psikologis pasca kejadian yang membuat trauma. Sehingga, dapat memberikan keterangan dalam proses persidangan nantinya.[jat]
Korban Selamat Pulomas Trauma ke Kamar Mandi
Read More