INILAHCOM, Jakarta - Kasubdit Cyber Crime Polda Metro Jaya AKBP Roberto Pasaribu mengatakan pelaku teror bom DAAI TV juga pernah meneror gedung Trans7 pada Oktober 2015.
"Ini (teror DAAI) aksinya yang kedua. Karena setelah penyelidikan kami, diketahui pelaku juga pernah melakukan hal yang sama pada gedung Trans7," katanya di Mapolda Metro Jaya, Kamis (5/1/2017).
Ia menjelaskan, aksinya di Trans7, pelaku juga menggunakan akun Facebook palsu dengan nama Willian.
"Jadi di DAAI dia pakai akun bernama Andrew Desember 2016 dan di Trans7 dia pakai akun bernama Willian. Ini kami ketahui setelah kerjasama dengan pihak medsos untuk melacak IP adress yang mengirim konten," jelasnya.
Diberitakan sebelumnya, Kabid Humas Polda Metro Jaya Kombes Raden Prabowo Argo Yuwono mengatakan pihaknya telah menangkap satu tersangka kasus teror bom terhadap kantor stasiun televisi DAAI TV di kawasan Jakarta Utara melalui akun media sosial Facebook.
"Itu bener (ada teror bom). Tapi udah ada yang kita tangkap di Medan, Sumatera Utara. Sementara satu orang yang ditangkap," ujar Argo di Mapolda Metro Jaya, Kamis (5/1/2017).
Direktur Reserse Kriminal Khusus Kombes Wahyu Hadiningrat mengatakan pelaku teror di DAAI TV berhasil ditangkap di Medan. Pelaku tersebut berinisial WHW berusia 23 tahun.
Peneror DAAI TV Juga Pernah Meneror Gedung Trans7
Read More