INILAHCOM, Jakarta - Ifander Barus, penjual buah di Pasar Induk Kramat Jati mungkin tidak menyangka. Pria 41 tahun itu ketika baru mau berjualan, ternyata didatangi Calon Gubernur DKI Jakarta favoritnya. Dia pun meminta agar Anies Baswedan mencicipi jeruk Medan jualannya.
Ifander adalah salah seorang pedagang buah jeruk lokal di Pasar Induk Kramat Jati, Jakarta Timur yang telah berjualan selama 10 tahun. "Pak ke sini pak. Silahkan coba jeruk Medan. Ini jeruk lokal, kandungan vitamin C dan anti oksidannya tinggi. Dimakan belum sarapanpun tidak apa-apa," promosi Ifander kepada Anies, Rabu pagi (8/2/2017).
Sembari memakan jeruk Medan, Anies menanyakan keluhan yang dirasakan pedagang jeruk lokal di pasar induk tersebut. Mantan Menteri Pendidikan dan Kebudayaan ke-29 itu kemudian menyerap aspirasi lesunya penjualan jeruk lokal medan.
"Sekarang penjualan berkurang akibat keran impor itu dibuka lebar. Saya sampai rugi bisa Rp 100 juta. Untuk jeruk ukuran kecil, Rp6.500 per kilo untuk impor sedangkan Rp 11 ribu untuk jeruk lokal. Kalau ukuran besar seperti yang Bapak pegang itu Rp22 ribu per kilo kalau lokal, kalau impor harganya Rp19 ribu," terang Ifander kepada Anies.
Ekspresi Anies spontan terkejut. Dia mengaku bahwa meskipun bukan dalam kapasitasnya sebagai calon gubernur, permasalahan impor ini bisa menjadi perhatian dan diberikan sebagai masukan kepada pihak terkait. Ifander sendiri mengaku senang Anies mendengarkan aspirasinya. "Tadi saya usulkan agar Pak Anies memperhatikan kami pedagang buah lokal. Insya Allah paslon nomor tiga jadi lah," ungkap Ifander. [*]
Ini Harapan Penjual Buah di Pasar Kramat Jati
Read More