INILAHCOM, Jakarta - Guna menekan aksi tawuran antar-pelajar sampai warga di Jakarta, Pemprov DKI bakal menyusun sistem pencegahan secara berkala.
"Dipertemukan kemudian pihak kepolisiaan menjaga situasi dan kondisi setempat jangan sampai terjadi lagi tawuran susulan," kata Plt Gubernur Jakarta 'Soni' Sumarsono di Balai Kota, Kamis (15/3/2017).
Sanksi tegas juga bakal diterapkan tidak hanya kepada peserta didik, tapi guru yang tidak bisa mengawasi muridnya. Namun, jika melibatkan warga maka akan diadakan pertemuan.
"Jangka panjang tentunya menyangkut pembinaan mental kepada mereka dan orientasi yang lebih subtansi ke dalam pembinaan karakter bangsa. Itu nanti jangka panjangnya, kalau penataan jangka pendek ya kita cegah seperti yang kita sebutkan tadi," ungkapnya.
Tawuran antar pelajar dan warga kembali ramai beberapa waktu belakangan. Bahkan, tawuran yang sampai berulang itu memakan korban jiwa. Sehingga sudah dalam taraf mengkhawatirkan.[jat]
DKI Siapkan Strategi Cegah Tawuran
Read More