INILAHCOM, Jakarta - Sudah genap empat bulan, polisi belum juga mengungkap siapa pembunuh Tri Ari Yani Puspo Arum (22) yang ditemukan tewas bersimbah darah di kosannya kawasan Kebon Jeruk, Jakarta Barat pada Senin (9/1/2017) lalu.
Ayah korban, Kasim (56) mengaku keluarganya masih menunggu kabar dari kepolisian mengenai proses penangkapan terhadap pelaku pembunuh anaknya tersebut.
"Kami masih menunggu kabar dari polisi, sudah sampai mana kelanjutan proses pencarian identifikasi pelaku. Ini sudah genap empat bulan," ujar Kasim saat dihubungi INILAHCOM di Jakarta Barat, Rabu (10/5/2017).
Kasim mengatakan sudah mendatangi Mapolsek Kebon Jeruk Jakarta Barat, namun jawabannya masih belum ada titik terang dan dalam penyelidikan petugas.
"Dua minggu yang lalu saya udah ke Polsek, kata polisinya masih proses penyelidikan dan sedang berusaha keras tapi enggak bisa buru-buru. Katanya ini sudah di back up sama Polres dan Polda juga," ujarnya.
Menurut dia, jika pelaku tertangkap pihaknya ingin segera mengetahui apa motif pelaku yang sebenenarnya sehingga tega membunuh anak bungsunya itu.
"Semoga cepat ketangkep. Saya pengen tahu orangnya dan motifnya apa sih? Salah saya anak saya apa?," katanya.
Diketahui, hingga saat ini pihak kepolisian masih terus melakukan pengungkapan kasus pembunuhan mahasiswi Universitas Esa Unggul. Anak ketiga dari tiga bersaudara itu ditemukan sudah tidak bernyawa di kamar kosnya Jalan Kebon Jeruk RT 8/11, Jakarta Barat, Senin (9/1/2017).[ris]
Keluarga Berharap Polisi Ungkap Pembunuhan Anaknya
Read More