INILAHCOM, Jakarta - Plt Gubernur Jakarta Djarot Saiful Hidayat meminta kepada jajarannya untuk bekerja ekstra keras selama bulan Ramadan.
Di antaranya, potensi maraknya Pedagang Kaki Lima (PKL) yang menjadi masalah 'khas' di ibukota selama Ramadhan.
"Walikota, Satpol PP, Dishub dan Polisi kerjasama untuk awasi yang sering ditempati PKL. Misalnya Tanah Abang, Kramat Jati," kata Djarot di Balaikota DKI, Jumat (19/5/2017).
Djarot menawarkan solusi pada para PKL agar tidak berjualan sembarangan. Di antaranya, di halaman kantor walikota. Hanya digunakan saat acara bazar pada hari Sabtu-Minggu.
"Tapi kalau (berjualan) di trotoar tidak boleh, trotoar DKI sudah bagus, jangan digunakan untuk PKL, karena merugikan banyak orang seperti pejalan dan lalu lintas," ungkapnya.
Djarot menekankan tidak segan untuk menertibkan para PKL yang menggunakan badan jalan atau trotoar untuk berjualan.
"Ada pasar tumpah. Kita terus tertibkan," pungkasnya. [rok]
Pemprov Manfaatkan Kantor Walikota
Read More