INILAHCOM, Jakarta - Kendaraan becak motor (bemo) keberadaannya kini mulai sangat langka.
Bemo merupakan alat transportasi tahun 1960-an yang sangat diminati warga Indonesia khususnya di DKI Jakarta sebagai alat transportasi jarak dekat.
Hingga saat ini kendaraan tersebut masih diminati oleh warga Jakarta Barat. Pantauan INILAHCOM terlihat tiga puluh bemo jurusan Duta Mas - Grogol berjejer di Perumahan Taman Duta Mas Jalan Kusuma Raya, Kelurahan Wijaya Kusuma, Kecamatan Grogol Petamburan, Jakarta Barat.
Tampak juga terlihat di bawah pohon rindang belasan supir becak motor tersebut sedang bersenda gurau dengan rekan sejawatnya sambil menunggu para penumpang.
Salah satu sopir bemo bernama Rudi (40) warga Wijaya Kusuma mengaku sudah sepuluh tahun menjadi supir angkutan tersebut. Meskipun bemo sudah uzur, masih banyak para penumpang yang menaiki kendaraannya.
"Alhamdulillah masih banyak kok yang naik bemo kita, dari mulai SPG, karyawan bank, pelajar," ujar Rudi di lokasi Jakarta Barat, Kamis (11/8/2016).
Ramainya para penumpang bemo lantaran ongkos tarif yang murah dan terjangkau di kalangan pelajar dan kaum ibu.
"Kita dari sini mas Duta Mas sampe Grogol cuma Rp 4 ribu, nah kalo deket Rp 2 ribu juga enggak apa-apa, lagian kan berapa sih jajan anak sekolah," ujarnya.
Bapak anak tiga itu juga menambahkan, meski ongkos bemo murah, dirinya mendapat penghasilan bersih senilai Rp100 ribu setiap hari.
Ia tak menampik ada duka lara menjadi sopir becak motor lantaran sering mengalami mogok dikarenakan usia kendaraanya yang sangat uzur.
"Ya, suka sedih juga sih kalo lagi mogok, karena kan onderdil bemo mahal, kalo misalnya bemo kita rusak kita bayar mekanik aja 300ribu, nah belum kita harus benerin gigi, as, porseling, setiran, ya bisa abis sejutaan,"ujarnya.
Rudi juga berharap kepada pemerintah agar tetap mempertahankan kendaraan antik tersebut guna dapat membuka lapangan kerja kepada rakyat jelata yang di dalam UUD, fakir miskin dipelihara oleh negara.
"Yah harapan kita sih, bemo ini jangan diangkut-angkut lagi ya, karena kalo dah diangkut Dishub bemo kita enggak dibalikin, kita kan enggak pernah lewat jalan raya kalo lagi narik, kita lewat kampung-kampung ko," ungkapnya. [rok]
Bemo Sudah Uzur, Warga Jakbar Masih Minat
Read More