INILAHCOM, Jakarta - Isak tangis menyelimuti pernikahan Harudin (20) tersangka pencurian kendaraan bermotor (curanmor) dengan Marlena di ruang penyidik unit V Subdit Resmob Ditreskrimum Polda Metro Jaya, Rabu (21/9/2016).
Proses akad nikah tersebut dihadiri oleh pihak keluarga mempelai laki-laki dan perempuan di markas kepolisian. Bahkan dari kedua keluarga tak henti-hentinya meneteskan air mata.
Dengan mengenakan baju koko dibalut selendang warna kuning dan peci warna putih, tersangka yang bekerja sebagai sekuriti itu membacakan ijab kabul di hadapan penghulu dan saksi.
"Pernikahan ini atas permintaan dari pihak keluarga perempuan karena Marlena sudah mengandung empat bulan. Kami sebagai penyidik hanya memfasilitasi saja," ujar Kasubdit Resmob Ditreskrimum Polda Metro Jaya, AKBP Budi Hermanto, di Mapolda Metro Jaya, Rabu (21/9/2016).
Bahkan pihak kepolisian menghadirkan penghulu dari Pelindung Jaya, Kecamatan Gunung Pelindung, Lampung Timur dan Kepala Desa Pelindung Jaya. Karena kedua mempelai berasal dari wilayah tersebut.
Saat menikahkan kedua mempelai, penghulu sempat beberapa kali salah mengucapkan nama mempelai perempuan, lantaran gugup baru pertama kali menikahkan di kantor polisi. Setelah beberapa kali diulang, akhirnya kedua mempelai sah menjadi suami istri.
Diketahui, Harudin ditangkap polisi dengan empat orang kawannya, yakni Doni Irawan (23), Kaharudin alias Kahar (22), Sulkifli alias Sul (19), dan Jahri Yusup (27). Ia ditangkap saat melakukan transaksi jual beli motor hasil curian di arena balap liar di kawasan Cakung, Jakarta Timur.
Komplotan Harudin sempat mencuri sepeda motor milik salah satu anggota TNI di kawasan Jalan Medan Merdeka Barat saat sedang parkir di sebuah rumah makan pada 17 Agustus 2016 lalu. [ton]
Pencuri Motor Ijab Qabul di Kantor Polisi
Read More